Epidom vs. komisi aplikasi delivery
Setiap pesanan lewat GoFood, GrabFood, atau ShopeeFood kena komisi. Epidom tidak.
Aplikasi delivery bagus untuk ditemukan pelanggan baru — tapi setiap pesanan yang lewat sana kena komisi, dan data pelanggan tetap milik platform, bukan kamu. Toko online yang kamu punya sendiri tidak memotong komisi per pesanan.
| Epidom | Aplikasi delivery | |
|---|---|---|
| Komisi per pesanan | Rp 0 — gratis selamanya | Dipotong dari tiap pesanan, ditentukan platform |
| Siapa yang punya data pelanggan | Kamu — kontak WhatsApp langsung, pesanan berulang | Platform — data pelanggan tetap di mereka |
| Kontrol menu dan harga | Kontrol penuh, update langsung | Ikut aturan dan penempatan platform |
| Metode pembayaran | QRIS, kartu, tunai — pilihan kamu | Pencairan dana diatur platform, sesuai jadwal mereka |
| Bisa dipakai bareng listing yang sudah ada | Bisa — kebanyakan merchant pakai keduanya | — |
Ini bukan ajakan berhenti pakai aplikasi delivery — kebanyakan merchant pakai keduanya. Ini alasan untuk juga punya kanal langsung tanpa komisi, bukan cuma bergantung ke aplikasi delivery saja.
Pertanyaan
Komisi vs. pesan langsung
Apa saya harus berhenti pakai GoFood/GrabFood/ShopeeFood?
Tidak — mereka tetap berguna untuk ditemukan pelanggan baru. Epidom kasih kamu kanal kedua tanpa komisi buat pelanggan yang sudah kenal kamu: bio Instagram, QR code di meja, broadcast WhatsApp.
Kalau toko onlinenya gratis, Epidom dapat untung dari mana?
Toko online dan pesan online gratis selamanya. Epidom jual layanan operasional di atasnya — kasir POS, kitchen display, inventaris, dan laporan keuangan multi-outlet — begitu bisnisnya siap pakai.
Perlu developer buat setup ini?
Tidak. Kamu buat toko gratis, tambah menu, share link-nya — kebanyakan merchant sudah aktif dalam 5 menit.